Home > Tugas > Undang-Undang Hak Cipta Dan Perlindungan Terhadap Program Komputer

Undang-Undang Hak Cipta Dan Perlindungan Terhadap Program Komputer

Hak Cipta adalah hak eksklusif yang diberikan kepada pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Undang-undang hak cipta atas kekayaan intelektual (termasuk program-program komputer) telah diatur dalam UU No. 6/1982 yang disempurnakan menjadi UU No.12/1992 dan kemudian disempurnakan kembali menjadi UU No.19/2002. Hak cipta terdiri atas Hak Ekonomi yang berarti hak untuk mendapatkan manfaat dari hasil ciptaan atau produk yang telah dibuat tersebut serta Hak Moral yang berarti hak pencipta atas hasil produknya yang tidak dapat dihapus atau dihilangkan tanpa alasan apapun meski hak ciptanya telah dialihkan.

Apabila hasil pekerjaan atau produk ingin dipublikasikan sebaiknya sebaiknya kita buat hak ciptanya guna melindungi karya kita tersebut dari penyalahgunaan. Bagaimana cara membuat hak cipta? Sebelumnya kita daftarkan dahulu yang diselenggarakan Ditjen HKI dan kemudian akan dimuatkan dalam Daftar Umum Ciptaan. Setelah itu sertifikat pendaftaran hak cipta tersebut menjadi barang bukti untuk proses hokum sekiranya suatu saat nanti terjadi pembajakan.

Akan tetapi banyak saja yang masih melakukan pelanggaran terhadap produk-produk yang telah beredar di pasaran. Dalam dunia TI pembajakan sering terjadi pada perangkat lunak. Lagipula tidak dipungkiri lagi bahwa barang bajakan lebih murah daripada produk berlisensi. Hal ini terjadi karena masih kurangnya kesadaran masyarakat akan menghargai hasil ciptaan orang lain. Bukan hanya merugikan si pencipta produk tersebut tetapi lambat laun akan berdampak negatif terhadap citra Indonesia di mata dunia.

Upaya-upaya yang perlu dilakukan harus dimulai dari diri sendiri dengan membiasakan memulai budaya menghargai ciptaan orang lain. Kemudian ditindaklanjuti dengan peraturan pemerintah dengan melindungi hak cipta kreatifator dengan tegas. Di bidang TI, kita menggunakan lisensi Open Source, dimana kita dapat memanipulasi atau memperbanyak salinan secara bebas. Dengan begitu kita tidak akan melanggar hak cipta karya seseorang.
Written by : Allen Jr.

Sumber : http://www.poltektegal.ac.id/files/download/Kuliah%20UKI/Pertemuan%208.ppt

Categories: Tugas Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: